Contoh Pidato Maulid Nabi

Posted on
loading...

Contoh pidato maulid nabi seringkali dipakai oleh orang orang yang sedang merayakan peringatan maulid nabi Muhammad SAW. Tentu saja hal tersebut hanya berlangsung selama setahun sekali saja. Namun demikian, bagi anda yang ingin belajar berpidato dengan menggunakan tema maulid nabi, maka anda bisa belajar kapan saja. Apalagi untuk bisa berpidato dengan menggunakan tema tersebut bukan hal yang mudah. Sehingga latihan adalah cara yang terbaik untuk mencapai sebuah kesuksesan dalam berpidato. Dalam beberapa teori dijelaskan bahwa untuk mampu berpidato dengan baik maka seseorang memerlukan jam terbang yang tinggi. Sehingga semakin sering seseorang melakukan sebuah aktivitas pidato, maka ia akan semakin mahir dalam menyampaikan apapun yang ada dipikirannya sebagai materi berpidato.

Contoh Pidato Maulid Nabi

Berpidato memang tidak semudah yang dilihat. Untuk mampu berbicara di depan banyak orang, maka selain kepercayaan diri tinggi yang dibutuhkan, maka juga diperlukan kemampuan dalam menganalisis sebuah wacana yang sedang terkini. Ini sangat sulit untuk dikuasai oleh sebagain besar orang. Berbicara di depan umum memang bukanlah perkara yang mudah. Maka dari itu, bagi anda yang saat ini sedang ingin belajar untuk bisa berpidato dengan baik, maka anda bisa mempelajari contoh pidato maulid nabi sebagaimana yang akan dijelaskan di bawah ini. Anda tinggal membaca, lalu memberikan analisa dari sudut pandang anda sendiri. Lalu disampaikan kepada khalayak umum.

Teks Pidato Maulid Nabi Muhammad SAW

Berikut ini adalah contoh pidato yang dapat anda pelajari. Contoh pidato ini telah disusun berdasarkan kompetensi yang mumpuni sebagai bahan dasar melatih kemampuan seseorang dalam berpidato. Sebab pidato memang bukan hanya perkara berbicara di depan orang banyak, namun juga memiliki berbagai macam tahapan untuk dapat mencapai itu semua. Setelah membaca selama satu kali contoh pidato yang telah dituliskan di atas, semoga anda telah mampu memahami seperti apa bentuk dari pidato yang baik. Walaupun pada kenyataannya hal tersebut sangat sulit untuk dijalankan. Namun demikian, bagi anda yang memiliki semangat tinggi, jelas anda akan semakin giat dalam membaca berbagai macam contoh teks pidato maulid nabi untuk menyambut hari maulid.

Kepada Yang Terhormat bapak Kepala sekolah SMP PGRI 1 PURI  yang saya hormati

Yang terhormat bapak ibu guru yang saya sayangi

Yang terhormat dewan juri, para hadirin serta teman-teman yang berbahagia.

Puji syukur Alhamdulillah, karena apa ! karena  sampai saat ini kita masih diberi kesempatan hidup, sehingga kita dapat berkumpul di sini Majlis dalam keadaan sehat wal ‘afiyat tanpa sesuatu apapun Amin.

Shalawat serta salam semoga tetap tercurahkan kepada junjungan kita Nabi Besar Muhammad SAW., karena beliaulah kita dapat merasakan betapa nikmatnya Iman dan Islam dan beliaulah yang kita nanti-nantikan syafa’atnya Ila Yaumil hadza Ila Yaumil Qiyamah.

Hadirin Yang Berbahagia ……………….

Pada kesempatan ini, saya akan menguraikan tema “MAULID NABI MOMEN PENINGKATAN TSAQOFAH ISLAM.”

Hadirin Yang Saya Hormati…………

Mengapa kita memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW. ? Sebelumnya mari kita mengingat kembali bagaimana gambaran masyarakat Jahiliyah.

Bahwasannya sebelum islam datang di Jazirah Arab, bangsa Arab hidup dengan penuh kebebasan yaitu hidup berbuat sekehendak hatinya.

Dimana masyarakat pada zaman itu di kenal sebagai masyarakat jahiliyah yaitu masyarakat yang bodoh, karena tidak mengenal Allah SWT. Mereka menyembah berhala, melakukan perampokan, penganiayaan, perjudian, mabuk-mabukan dan perbudakan meluas di kalangan bangsa Arab. Mereka memperlakukan budak tanpa perikemanusiaan. Bahkan anak perempuan di anggap pembawa sial, karena dianggap merendahkan martabat keluarga.

Hadirin Yang Berbahagia……………..

Pada waktu bangsa Arab masih dalam kegelapan, kekacauan dan kebobrokan moral, lahirlah Nabi Muhammad SAW. sebagai Rahmatan lil ‘Alamin, Rahmat bagi semesta alam.

Hadirin Yang Kami Mulyakan…………..

Seperti kita ketahui bersama, bahwasannya Nabi Muhammad SAW. lahir di kota Makkah pada hari Senin, tanggal 12 Rabi’ul Awal tahun Gajah atau pada tanggal 20 April 571 M. Ayahnya bernama Abdullah bin Abdul Muttolib dan ibunya bernama Siti Aminah Az Zuhriyah.

Dan pada saat ini kita telah memasuki bulan Rabi’ul Awal 1426 H atau bulan Maulid berarti bulan kelahiran Nabi Muhammad SAW. yang tentunya sedang kita peringati bersama dan di peringati oleh seluruh umat Islam.

Hadirin Yang Berbahagia……………

Mengapa ? tahun kelahiran Nabi Muhammad SAW. di sebut Tahun Gajah, karena pada tahun itu kota Mekkah sedang di serbu tentara Abrahah dari Yaman yang ingin menghancurkan Kakbah dengan mengendarai Gajah.Tetapi maksud Abrahah untuk menghancurkan Ka’bah sia-sia. Sebab Abrahah dan tentaranya hancur oleh lemparan batu kerikil yang di bawa oleh burung Ababil atas perintah Allah SWT.

Sebagaimana firman Allah SWT. dalam surat Al-Fiil ayat 1 – 5 :

Apakah kamu tidak memperhatikan bagaimana Tuhan telah bertindak terhadap tentara gajah.

Bukankah Dia telah menjadikan tipu daya mereka (untuk menghancurkan Ka’bah) itu sia-sia?

Dan Dia mengirimkan kepada mereka burung yang berbondong-bondong

Yang melempari mereka denagn batu (berasal) dari tanah yang terbakar.

Lalu Dia menjadikan mereka seperti daun-daun yang di makan (ulat).

Hadirin Yang Berbahagia……………

Begitulah beberapa peristiwa yang mengiringi kelahiran Nabi Muhammad SAW.

Semoga pidato yang singkat ini bisa mengingatkan kita betapa pentingnya memperingati Maulid Nabi Besar Muhammad SAW. Besar harapan kami, dengan kita memperingati Maulid Nabi, akan menambah keimanan dan ketaqwaan kita kepada Allah SWT. dan semakin bertambahnya rasa senang bersholawat atas Nabi Muhammad SAW. di mana saja kita berada serta kita di akui sebagai umat Nabi Muhammad SAW. Amin 3 x Yaa Rabbal ‘Alamiin.

Hadirin Yang Berbahagia……………

Hanya itu yang dapat saya sampaikan, semoga bermanfaat bagi kita semua dan akhirnya “Tiada gading yang tak retak” Tiada suatupun yang sempurna, walaupun kecil pasti ada cacat dan celanya. Untuk itu bila ada kata-kata yang tidak berkenan, saya mohon keikhlasan hati untuk mema’afkan. Akhirul kallam. Billahi Taufiq Wal Hidayah Warridho wal Inayah.

Sumber academiaedu.

Memang hanya dengan membaca sekali saja seseorang tidak akan langsung hafal dengan apa yang dibacanya. Hal yang paling urgen untuk dilakukan adalah memahami contoh pidato, bukan menghafal teks naskah pidato. Seseorang yang berorasi sebaiknya memang melakukannya dengan tidak membaca. Namun sayangnya tidak semua orang mampu berpikir secara jernih dengan memanfaatkan kesempatan untuk dapat berpidato dengan bahasa yang standar. Salah satunya adalah dalam mempelajari pidato yang bermuatan nilai nilai maulid nabi, maka seseorang harus mempersiapkan apa saja yang diperlukan untuk mendapatkan contoh pidato maulid nabi yang paling baik. Jika hal tersebut telah anda lakukan, maka anda bisa sedikit demi sedikit bisa berpidato di depan orang banyak dengan baik.

loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *